Akselerasi Mutu Pendidikan: Prodi Bisnis Digital Universitas Darunnajah Perkuat Sinergi Strategis Melalui APBISDI Wilayah 3

JAKARTA – Dalam upaya memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di bidang ekonomi digital, Program Studi Bisnis Digital Universitas Darunnajah turut serta dalam agenda Silaturahmi dan Rapat Koordinasi Wilayah 3 (Jakarta–Banten) Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Bisnis Digital Indonesia (APBISDI). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta Timur.

Pertemuan ini merupakan langkah krusial dalam merumuskan arah kebijakan program studi bisnis digital di tingkat regional, sekaligus menjadi wadah integrasi kurikulum dan kolaborasi riset antar-institusi.

Transformasi Organisasi dan Standarisasi Kurikulum

Dalam rapat koordinasi tersebut, delegasi dari Universitas Darunnajah bersama jajaran pimpinan prodi se-Jakarta dan Banten membahas empat poin strategis:

  1. Restrukturisasi Organisasi: Penguatan struktur APBISDI Wilayah 3 untuk memastikan efektivitas koordinasi antar-lembaga pendidikan.

  2. Perumusan Rencana Kerja Strategis: Penjabaran program kerja tahunan yang berfokus pada peningkatan kualitas lulusan agar relevan dengan kebutuhan industri 4.0 dan 5.0.

  3. Akselerasi Proposal Wilayah: Penyusunan draf kebijakan dan program yang akan diajukan ke tingkat nasional untuk memperkuat posisi tawar prodi bisnis digital dalam kebijakan pendidikan nasional.

  4. Inisiasi Scientific Benchmarking: Persiapan kunjungan ilmiah ke Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Februari mendatang sebagai upaya komparasi tata kelola laboratorium dan pusat riset bisnis digital.

Perspektif Ilmiah dan Dampak Akademik

Kehadiran Prodi Bisnis Digital Universitas Darunnajah dalam forum ini menegaskan komitmen institusi dalam mengadopsi standar akademik yang kompetitif. Secara ilmiah, kolaborasi ini membuka peluang bagi joint research dan publikasi bersama di bidang e-commerce, fintech, hingga data analytics.

“Partisipasi ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah strategis Universitas Darunnajah dalam melakukan sinkronisasi kurikulum berbasis industri dan memperluas jejaring profesional bagi mahasiswa maupun dosen,” ujar perwakilan Prodi Bisnis Digital Universitas Darunnajah.

Melalui forum APBISDI, Universitas Darunnajah berupaya memastikan bahwa kurikulum yang diajarkan tetap berada di koridor perkembangan teknologi terkini, sekaligus mempertahankan nilai-nilai integritas yang menjadi ciri khas institusi.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *