Cetak Mentor E-Commerce Andal, APBISDI Gelar ToT untuk Dosen dan Mahasiswa Bisnis Digital

Bali, 15 Mei 2026 — Guna mempercepat peningkatan mutu kurikulum dan kesiapan kerja di sektor industri kreatif digital, Asosiasi Program Studi Bisnis Digital Indonesia (APBISDI) sukses menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Pelatihan E-Commerce. Acara ini berlangsung khidmat dan interaktif pada Selasa (14/5/2026) secara hibrida, berpusat di salah satu ruang pertemuan utama di Jakarta.

Pelatihan berskala nasional ini diikuti oleh puluhan kolaborasi unik antara dosen dan mahasiswa Bisnis Digital dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam satu forum ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman teoretis akademis dengan praktik nyata di lapangan.

Sinergi Dosen dan Mahasiswa sebagai Agen Perubahan

ToT E-Commerce ini dirancang khusus agar para peserta tidak hanya menjadi pengguna (user), melainkan mampu menjadi mentor dan penggerak (trainer) bagi ekosistem UMKM maupun lingkungan kampus masing-masing.

Ketua APBISDI dalam sambutannya menekankan bahwa dinamika industri e-commerce di tahun 2026 menuntut adaptasi kurikulum yang super cepat. Integrasi antara kecerdasan buatan (AI), omnichannel marketing, dan strategi cross-border e-commerce menjadi menu wajib yang harus dikuasai.

“Dosen adalah pilar konseptual, sementara mahasiswa adalah motor penggerak inovasi teknis. Ketika keduanya digabungkan dalam ToT ini, kita sedang menciptakan ekosistem transfer ilmu (knowledge transfer) yang luar biasa cepat. Mereka akan pulang ke kampus masing-masing sebagai mentor e-commerce siap pakai,” ungkap Ketua APBISDI.

Fokus Materi dan Kompetensi Utama

Selama pelatihan intensif tersebut, para dosen dan mahasiswa Bisnis Digital dibekali dengan berbagai materi mutakhir yang dipandu oleh para praktisi industri top tanah air. Beberapa fokus utama pelatihan meliputi:

  • Pemanfaatan AI dalam E-Commerce: Strategi otomatisasi pelayanan pelanggan (chatbot AI), personalisasi pengalaman belanja, hingga analisis prediktif tren pasar.

  • Optimasi Live Selling & Social Commerce: Teknik mengelola penjualan langsung berbasis interaksi komunitas yang menjadi tren utama pemasaran digital saat ini.

  • Manajemen Rantai Pasok Digital (Digital Supply Chain): Efisiensi logistik, pergudangan modern, dan integrasi multi-platform marketplace.

  • Metodologi Pengajaran Praktis: Khusus bagi dosen dan mahasiswa untuk menyusun modul pelatihan yang mudah dipahami oleh pelaku usaha awam.

Langkah Strategis Pasca-Pelatihan

Sebagai output konkrit dari agenda ToT ini, para peserta mendapatkan sertifikasi khusus dari APBISDI. Mahasiswa yang terlibat diharapkan dapat menjadi asisten mentor dalam program-program pengabdian masyarakat atau inkubator bisnis kampus.

Sementara itu, para dosen akan mengintegrasikan hasil pelatihan ini ke dalam pembaruan silabus mata kuliah agar tetap relevan dengan kebutuhan industri e-commerce global terkini. Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk mendampingi minimal 10 UMKM lokal di daerah masing-masing sebagai bentuk implementasi nyata.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *