Kaprodi Bisnis Digital Ikuti Pelatihan Audit Mutu Internal Perguruan Tinggi Batch III: Strategi Peningkatan Mutu Menuju Akreditasi Unggul

Jakarta, 29 April 2025 — Dalam rangka memperkuat sistem penjaminan mutu di lingkungan perguruan tinggi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV kembali menyelenggarakan Pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) Perguruan Tinggi – Batch III secara daring. Pelatihan ini diikuti oleh para pengelola penjaminan mutu, pejabat struktural, serta calon auditor mutu dari berbagai institusi pendidikan tinggi.

Salah satu peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah Rahman Saktiawan R. Kalake, Ketua Program Studi Bisnis Digital, yang turut menunjukkan komitmen dalam membangun budaya mutu akademik di program studi yang ia pimpin.

Pelatihan ini dipandu oleh narasumber berpengalaman, Keryanti, S.T., M.T., yang juga merupakan Auditor Mutu Politeknik Negeri Bandung sekaligus fasilitator SPMI LL-DIKTI IV. Dalam sesi pemaparan, Keryanti menekankan pentingnya integrasi antara sistem penjaminan mutu internal (SPMI), proses audit mutu internal (AMI), dan standar akreditasi nasional.

“Audit Mutu Internal bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, tetapi merupakan instrumen vital untuk mengukur kinerja unit kerja dan memastikan perbaikan berkelanjutan dalam tata kelola pendidikan tinggi,” ujar Keryanti.

Beberapa materi penting yang dibahas dalam pelatihan ini antara lain:

  • Korelasi antara SPMI, AMI, dan akreditasi sebagai satu kesatuan sistem mutu;
  • Kompetensi dasar dan kode etik yang harus dimiliki oleh auditor AMI;
  • Teknik menyusun rencana audit internal yang efektif dan sesuai siklus SPMI;
  • Strategi pelaksanaan audit lapangan, mulai dari analisis dokumen hingga wawancara;
  • Penyusunan laporan audit dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai instrumen perbaikan;
  • Simulasi audit mutu internal untuk melatih keterampilan teknis peserta;
  • Post test untuk mengukur pemahaman peserta terhadap seluruh rangkaian materi.

Pelatihan ini juga memberikan akses kepada peserta untuk mendapatkan materi softcopy, rekaman sesi, serta sertifikat partisipasi. Kehadiran ketua program studi bisnis digital dalam pelatihan ini menjadi cerminan kuatnya kolaborasi antara manajemen program studi dan sistem penjaminan mutu institusi. Diharapkan, keterlibatan aktif dosen dan kaprodi dalam pelatihan semacam ini dapat mendorong lahirnya budaya mutu yang kokoh dan berkelanjutan, serta mempermudah proses pencapaian akreditasi unggul di masa mendatang.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *