Jakarta, 31 Juli 2025 — Universitas Darunnajah kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis digital dan kewirausahaan dengan menerima kunjungan kehormatan dari Prof. Amany El-Sharif, Wakil Presiden Universitas Afrika Pan (PAU-AU) sekaligus pakar internasional dalam bidang mikrobiologi, inovasi, dan kualitas pendidikan tinggi.
Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kerja sama strategis antara Universitas Darunnajah dan jaringan pendidikan tinggi Afrika melalui Asosiasi Universitas Afrika (AAU). Dalam kunjungan ini, Prof. Amany didampingi oleh delegasi dari Kantor Regional Afrika Utara AAU, serta perwakilan dari lembaga penjaminan mutu internasional.
Fokus utama kunjungan adalah review dan penguatan kurikulum Program Studi Bisnis Digital Universitas Darunnajah, yang dinilai sebagai program unggulan yang siap mencetak wirausahawan digital berwawasan global dan berakar pada nilai-nilai pesantren.
“Program Bisnis Digital Universitas Darunnajah sangat relevan dengan kebutuhan global saat ini. Kurikulumnya sudah menjangkau aspek teknologi, kewirausahaan, dan nilai-nilai sosial, namun dapat ditingkatkan lebih jauh dengan pendekatan lintas-benua dan dukungan inkubasi bisnis internasional,” ungkap Prof. Amany dalam sesi evaluasi kurikulum.
Dalam pertemuan bersama Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, tim kurikulum, serta mahasiswa Program Studi Bisnis Digital, Prof. Amany memberikan masukan terkait integrasi kurikulum dengan kecerdasan buatan (AI), ekonomi kreatif berbasis lokalitas, dan literasi digital untuk pasar Afrika dan Timur Tengah.

Rektor Universitas Darunnajah menyampaikan harapannya bahwa kolaborasi ini akan menjadi langkah awal membangun pusat inovasi bisnis digital yang terhubung dengan jejaring universitas Afrika, Eropa, dan Timur Tengah.
Selain review kurikulum, Prof. Amany juga menyempatkan diri mengunjungi Laboratorium Kewirausahaan Digital serta berbincang dengan mahasiswa yang tergabung dalam program “Startup Pesantren.” Ia mengapresiasi pendekatan unik Universitas Darunnajah yang memadukan nilai-nilai Islam, semangat santri, dan inovasi teknologi.
Kunjungan ditutup dengan rencana tindak lanjut berupa:
-
Penyusunan joint curriculum development bersama Universitas Pan-Afrika.
-
Program pertukaran dosen dan mahasiswa.
-
Pembentukan inkubator bisnis digital Darunnajah-Afrika.
-
Peluang sertifikasi internasional untuk mahasiswa Bisnis Digital.
Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol bahwa Universitas Darunnajah terus bergerak menjadi kampus global berbasis nilai-nilai pesantren dan teknologi masa depan.




