JAKARTA, 19 April 2026 — Di balik layar kecanggihan teknologi fintech, mata uang kripto, dan sistem pembayaran digital masa kini, terdapat sejarah panjang evolusi keuangan yang fundamental. Sadar akan pentingnya akar sejarah tersebut, puluhan mahasiswa program studi Bisnis Digital mengambil peran unik dengan menjadi relawan (volunteer) di Museum Bank Indonesia (MBI), Kota Tua, Jakarta, pada Sabtu (18/4/2026).
Aksi kerelawanan ini menjembatani para mahasiswa yang akrab dengan dunia bits and bytes untuk menyelami, merawat, dan mengedukasi masyarakat mengenai sejarah moneter Indonesia langsung dari pusatnya.
Menghubungkan Sejarah Moneter dengan Masa Depan Fintech
Kehadiran mahasiswa Bisnis Digital sebagai volunteer di Museum BI memberikan warna baru dalam pelayanan museum. Dengan latar belakang keilmuan mereka, para mahasiswa tidak hanya bertindak sebagai pemandu wisata biasa, tetapi juga mampu mengontekstualisasikan sejarah uang fisik dengan era transformasi digital yang terjadi saat ini.
Pihak pengelola Museum Bank Indonesia menyambut baik antusiasme para mahasiswa. Perpaduan antara nilai historis museum dan pemikiran modern mahasiswa dinilai mampu menyegarkan cara penyampaian informasi kepada pengunjung dari generasi Z dan Alfa.
“Belajar bisnis masa depan tanpa memahami sejarah finansial bangsa itu seperti membangun aplikasi tanpa pondasi data yang kuat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperlihatkan kepada pengunjung bagaimana evolusi sistem barter, uang kertas, hingga akhirnya bertransaksi digital menggunakan QRIS dan Rupiah Digital,” ujar salah satu koordinator volunteer dari mahasiswa Bisnis Digital.
Ragam Aktivitas Volunteer Mahasiswa
Selama satu hari penuh, para mahasiswa dibagi ke dalam beberapa pos strategis di dalam museum untuk memaksimalkan pengalaman pengunjung:
-
Digital Storyteller (Pemandu Edukasi): Menjelaskan ruang sejarah komoditas, masa kolonial, hingga lahirnya Bank Indonesia dengan gaya komunikasi yang interaktif dan memikat.
-
Asistensi Wahana Interaktif: Membantu pengunjung mengoperasikan fasilitas teknologi multimedia dan gim edukatif bertema moneter yang ada di dalam museum.
-
Edukasi Kebijakan Bank Indonesia: Membantu menyosialisasikan peran BI dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, termasuk memberikan pemahaman dasar mengenai literasi keuangan digital kepada pengunjung usia sekolah.
Refleksi dan Pengalaman Berharga
Menjadi volunteer di Museum BI memberikan perspektif baru bagi mahasiswa Bisnis Digital. Mereka menyadari bahwa inovasi keuangan digital hari ini merupakan kelanjutan dari keputusan-keputusan ekonomi besar di masa lalu.
Kegiatan ini diharapkan dapat memicu pemikiran kritis mahasiswa untuk melahirkan inovasi-inovasi bisnis digital yang lebih bijak, aman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, berbekal pemahaman sejarah ekonomi yang matang.





